Wisata Pemalang – Pantai Joko Tingkir

Wisata Pemalang Pantai Joko Tingkir

Wisata Pemalang – Bicara tentang Pemalang, tak akan lengkap jika kita belum membahas pantainya. Letak wilayahnya yang berada di garis pantai utara membuat Pemalang ini memiliki beberapa pantai atau muara yang terletak dari Tanjungsari hingga Ulujami dan siap untuk dinikmati pengunjung.

Salah satunya ialah Pantai Joko Tingkir yang terletak di kawasan Nyamplungsari, 17 kilometer arah timur Kota Pemalang. Kita harus menempuh waktu setengah jam perjalanan jika menggunakan kendaraan bermotor. Dari alun-alun Kabupaten Pemalang, kita akan melaju ke arah timur, melewati perempatan Exit Tol Pemalang kemudian melihat pertigaan SPBU Petarukan. Di situ kita dapat belok kiri, melewati jalan Desa Tegalmlati hingga sampai ke tujuan. Oh iya, usahakan menggunakan kendaraan pribadi yah, Shobat Wisata.

Begitu sampai di sana, kita akan disambut rerimbunan cemara yang berjajar rapi di pinggir pantai dan menambah kesan teduh saat berada di sana. Sembari menikmati semilir angin di bangku yang tersedia, kita dapat melihat debur ombak yang tenang. Warna pasirnya yang kehitaman dan menjadi ciri khas pesisir pantai di daerah pesisir utara Jawa menghampar luas dari ujung barat ke ujung timur pantai.

Saat musim kemarau, kita juga akan melihat aktivitas nelayan yang menebar jaring di sekitar pantai. Mereka biasanya mencari bermacam ikan seperti tigawaja, sembilang atau lele laut, dan udang untuk dijual di tempat pelelangan ikan. Tak jarang juga ada beberapa pengunjung, terutama anak kecil yang berinteraksi dengan mereka, sekadar melepas rasa penasarannya.

Selain itu, ada juga bermacam ayunan di sekitar pantai yang dapat digunakan sebagai sarana bermain atau bahkan spot berfoto ria untuk para pengunjung. Ayunan-ayunan berbahan bambu dan ban ini adalah hasil kreativitas para warga yang berjualan di sekitar pantai. Mereka juga memanfaatkan berbagai macam odong-odong bekas sebagai tempat berfoto dan melatih imajinasi anak.

Kita juga dapat menikmati suasana pantai sembari mencicipi sajian yang ditawarkan. Hampir sebagian besar penjual di sana menawarkan lotek, mendoan, dan aneka olahan mie sebagai sajian utamanya. Ada juga beberapa warung yang menyediakan sajian yang lebih berat, seperti olahan seafood. Konsep yang para penjual di sana berikan kurang lebihnya sama. Mereka ingin pengunjung dapat menikmati sensasi makan sambil lesehan ditemani debur ombak dan semilir angin.

Pukul enam pagi dan empat sore masih menjadi waktu terbaik bagi para pengunjung yang ingin menyambangi pantai ini. Pemandangan paling indah yang dihasilkan pantai ini ada pada waktu-waktu tadi. Momen semburat matahari pagi dan saat matahari mulai terbenam tentu tak bisa dilewatkan begitu saja. Sepiring penuh mendoan, lengkap dengan secangkir teh atau kopi hangat menjadi perpaduan sempurna untuk menikmati liburan di Pantai Joko Tingkir.

Kita wajib membayar harga tiket masuk sebesar Rp2.500 pada hari biasa, dan Rp5.000 pada hari libur. Harga yang cukup ramah di kantong karena objek wisata ini tak dibatasi durasi. Pengunjung yang membawa motor dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000. Adapun para pengendara mobil dikenakan tarif Rp 3.000.

Lahan parkirnya cukup luas dan berada tak jauh dari bibir pantai. Tersedia juga toilet air bersih yang dapat digunakan untuk bilas sehabis puas bermandi-mandian di pantai. Terdapat juga mushala yang diperuntukkan bagi para pengunjung yang beragama muslim dan ingin menunaikan ibadah.

 

Fasilitas

  • Toilet
  • Parkir
  • Musholah
  • Saung tempat duduk
  • Spot selfie

Daftar harga tiket :
Harga Tiket Masuk (HTM) : Rp 2.500 – Rp 5.000
Parkir Motor : Rp 2.000
Parkir Mobil Rp 3.000

 

Peta Lokasi 

Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
6 KM dari Jalan Pantura Petarukan (SPBU Petarukan)

Kontak :
Telp. –
ig : –
facebook : –
youtube : –

 

Tim Dokumentasi
Primagung